Cara mengobati batuk pada balita

Cara Mengobati Batuk Pada Balita

Posted on
carakesehatan.com – Batuk pada balita terjadi karena banyak penyebab, contoh nya infeksi virus, bakteri, iritasi tenggorokan, alergi  dan aspirasi. Kita harus menelusuri lebih lanjut kira-kira apa penyebab batuk pada balita.

Biasanya batuk juga disertai gejala lain seperti pilek, demam ataupun sesak nafas. Orang tua perlu mengetahui juga jenis-jenis batuk dan gejala nya.

Jenis batuk pada balita
  1. Batuk Kering

Batuk kering terjadi karena rasa gatal pada bagian belakang tenggorokan. Biasanya terdapat pembegkakan pada saluran pernapasan. Batuk kering juga dilanjutkan dengan flu. Balita memungkinkan mengalami pilek dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang belum kuat.

  1. Batuk Berdahak

Batuk berdahak biasanya disertai mengeluarkan dahak dari paru-paru.

  1. Batuk Mengi

Batuk dengan suara “ngiik” lebih berbahaya. Karena kemungkinan penyebab nya adalah asma yang terjadi pada penyempitan saluran pernapasan. Sehinga ketika udara keluar terjadi suara “ngiik”

  1. Batuk Rejan

Batuk rejan adalah batuk yang mudah menular dari orang lain. Biasanya penyakit ini memutar dari anggota keluarga.  Gejala batuk rejan disertai pilek namun lama-lama akan menjadi batuk yang parah. Batuk rejan dapat dicegah dengan cara imunisasi.

 

Cara Mengobati batuk pada balita
  1. Beri banyak asupan air. Baik itu asi ataupun air putih hangat. Yang dapat membantu mengencerkan dahak pada tenggorokan.
  2. Istirahat yang cukup. Pada balita cenderung aktif pada kesehariannya. Jangan biarkan ini tejadi apabila mereka sedang mengalami sakit batuk. Berilah dia waktu istirahat yang cukup.
  3. Lemon dan madu. Beri balita anda campuran air lemon dan madu untuk meringankan batuk.
  4. Menurunkan demam. Jika balita dirasakan badannya panas. Berikan obat untuk menurunkan demam dan pergi ke dokter segera untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyakit nya.

 

Bagi yang ingin memberikan obat pada balita anda. Pastikan sesuai dengan resep dokter. Karena terdapat obat keras, jangan sampai memberikan dosis berlebih pada balita kesayangan. Batuk umumnya dapat bertahan selama 3 minggu. Apabila selama itu balita tidak nafsu makan, segeralah periksakan ke dokter.

Batuk dianggap sebagai upaya tubuh dalam mengeluarkan lendir. Meskipun ini bukan pertanda buruk, namun orangtua juga harus cermat dalam melihat kondisi balita nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *